Monthly Archives: April 2008

meracau

Apa yang kamu lakukan kalo punya waktu 2 jam, gak punya bahan omongan yang jelas, dan harus ngomong karena lo dibayar untuk itu…


“meracau”

Seperti dosen gue barusan. Menghabiskan waktu 2 jam, hanya berdiri di depan kelas, dan gak jelas ngomongin apa…
Advertisements

This Is Anfield, but This Is Football…


“ It started with Riise…”


Yep. It’s Riise. John Arne Riise. Pemain berwajah unik, berambut pirang, dan memiliki beberapa tato di tubuhnya. Harapan besar muncul untuk menambah gol ketika dia masuk sebagai pemain pengganti malam itu, mengingat ia adalah seorang pemain yang pernah mencium kilaunya piala Champion bersama The Reds di Istambul beberapa tahun yang lalu.

 

I’ll never forget that night when Liverpool destroyed Milan hope on champions league final. Gue masih inget gimana air muka para pemain Milan yang dihancurkan harapan dan kemenangannya di 15 menit sebelum pertandingan berakhir, malam itu oleh Liverpool…

 

Kini, gue harus ngeliat lagi air muka tersebut. 2 kali lebih sakit rasanya, karena air muka itu ditampilkan oleh pemain-pemain tim terfavorit gw di seluruh dunia, Liverpool FC.

 

Wow… it’s just… unbelievable… Kemenangan 1-0 atas Chelsea itu harus berakhir di tangan Riise beberapa detik sebelum wasit meniupkan peluitnya… 

 

This Is Anfield,

 

But this is Football, mate..

And this, is our Karma.

 

gak penting part I : music

    Sambil nunggu pertandingan Liverpool vs Chelsea, ada baiknya kita menghiasi blog ini dengan menyebutkan hal yang paling aneh/ shocking/ menjijaykan di dunia musik beberapa waktu belakangan ini…

1. Mika
    Please dehh, what kind of man, singing LOLLYPOP!??!!? Huahahaha..

2. Angkasa Band
    Tiap kali denger ni band di tv ato radio, rasanya gue mmau ngelempar mobil ke vokalisnya.     so anoying..

3. Jonas brothers
    Ya ampun, boyband-boyband aja kali, mas.. hauahhaha

4. Drive
    Please deh.. copot ngapa tuh kupluk… gak enak tau gak ngeliatnya…!?!??!

5 – seterusnya….
TO BE CONTINUED…

before the game (lagi)

OK.

This is it. 


Beberapa jam lagi adalah moment yang cukup penting dan haram hukumnya buat dilewatkan. 

kaos gerrad (check)
kopi (chek)
bantal (chek)
alarm (check)

Setelah tertidur di dua pertandingan liverpool beberapa waktu yang lalu, kali ini gue mesti bener-bener ON sampe pertandingan selese! Harus tetep bangun dan menyimak pertandingan dari awal sampe akhir dan gak akan tertidur saat jam istirahat. 

Walk on, walk on… with hope in your heart and you’ll never walk alone

anyone else but you

You’re a part time lover and a full time friend

The monkey on your back is the latest trend

I don’t see what anyone can see in anyone else…but you

I’ll kiss you on the brain in the shadow of the train

I’ll kiss you all starry eyed my body swingin’ from side to side

I don’t see what anyone can see in anyone else…but you

Here is the church and here is the steeple

We sure are cute for two ugly people

I don’t see what anyone can see in anyone else…but you

Pebbles forgive me, the trees forgive

So why can’t you forgive me

I don’t see what anyone can see in anyone else…but you

I will find my niche in your car

With my MP3, DVD, rumble pack guitar

I don’t see what anyone can see in anyone else…but you

Up up down down left right left right B A start

Just because we use cheats doesn’t mean we’re not smart

I don’t see what anyone can see in anyone else…but you

You are always tryin’ to keep it real

I’m in love with how you feel

I don’t see what anyone can see in anyone else…but you

We both have shiny happy fits of rage

You want more fans, I want more stage

I don’t see what anyone can see im anyone else…but you

Don Quixote was a steel driving man

My name is Adam I’m your biggest fan

I don’t see what anyone can see in anyone else…but you

Squinched up your face and did a dance

Shook a little turd out of the bottom of your pants

I don’t see what anyone can see in anyone else…but you

But you


my moldy peache’s favorite…. love it!

 

16 to 17 april

It’s 02:18 AM. Baru aja balik dari premiere the tarix jabrix

Selamat buat Iqbal for debutnya di layar lebar, semoga sukses!

Secara keseluruhan, film ini cukup menghibur. Lucu. Huehehe;p  Recommended buat ditonton di malam minggu.

Sebelum film mulai, gw, iyuth dan poeti menyempatkan diri buat makan. Karena udah laper banget dan males jalan jauh, akhirnya kita makan di planet Hollywood yang cukup mengosongkan isi dompet itu. Bayangin aja, satu porsi nasi goreng aja harganya Rp.57.000,- Karena kita bertiga nggak tega ngeluarrin duit segitu banyak, akhirnya kita cuma mesen 1 nasi goreng, sama 2 minuman: pepsi dan ice chocolate yang rasanya lebih mirip es santen ketimbang coklat. Tapi karena mahal dan udah terlanjur mesen, jadi mau gak mau harus dihabisin. Lol;p

 

Pas lagi makan, gw ketemu temen SMA. Dia ini semacam dewa gitar di angkatan gue. Joe Satriani banget lah pokoknya.  Kalo manggung di sekolahan, pasti ada bagian dimana dia bermain solo, menunjukkan ke satriani-an nya . Dan seringkali gue cuma bisa bengong ngeliat gimana jagonya ni anak main gitar.

 

Setelah ngobrol sebentar, barulah gue tau kalo doi sekarang manggung di planet Hollywood tiap rabu malem. Dia bilang, bandnya itu ngebawain lagu-lagu mellow gitu deh. Boys II Men dan sejenisnya. Huh? Gue piker dia bercanda.. Tau kan lo becandaan merendah dengan maksud meninggikan diri?!? Lol;p

 

Gue gak percaya, tapi dia tetep kekeuh kalo bandnya sekarang bawain lagu mellow. Untuk membuktikan, dia pun meminta gue untuk nonton pas dia manggung jam 9 malem nanti. Tapi, karena gue harus masuk bioskop, maka gue urungkan niat untuk membuktikan omongannya.

 

Film selesai. Tapi temen-temen gue masih ngobrol, salam-salaaman, dan tunggu menunggu buat ke acara makan-makan setelah premiere (seperti biasa). Di sela- sela waktu menunggu itu, gue keinget band temen gue tadi. Bergegaslah gue menuju planet Hollywood. Terhenyak lah gue ketika gue mendengar beberapa suara lelaki bernyanyi “ooh, baby I love your way, everyday..”

 

Dan disitulah gue melihat sosok temen gue tadi. Rendi. Si dewa gitar SMA 3. Berdiri dibelakang 4 laki-laki berbaju gombrong berwarna putih seragam mengiringi para lelaki itu menyanyikan baby I love your way…

 

Huh?!

 

 

 

ira bday

foto-foto pas ulang tahun si ira @ bricks sky dining – semanggi bersama UPS ++

boys

Tau bedanya wartawan sama penulis fiksi?

Kalo wartawan wrote the way that it happen, sedangkan penulis fiksi wrote the way that they want to remember.

Kalo wartawan ato penulis wannabe?

They wrote exactly like me. Lol;p

By the way… hari ini ternyata dosen komunikasi stratejik gue gak masuk. Huh?Gila’.. kalo dipikir-pikir hari tuh bener-bener gak penting banget buat dilewatin. asli. Nothing special aja. Dan untuk menghibur diri karena hari ini ternyata gak ada dosen, gue dan fitri ngobrol kesana kemari tentang laki-laki. Yep. Boys, boys boys. Ternyta, kalo dipelajari secara mendalam, gue dan fitri punya satu kesamaan… 

Kita sama-sama suka sama cowo yang udah punya pacar. Hauhahaha…

Abis obrolan tadi akhirnya kita sepakat kalo cowo tuh kayak colokoan laptop di lorong fisip ui kalo sore-sore. Udah dikit, taken lagi. hauahhaha;p 


@ set of changcuter’s clip

foto waktu shooting klip i luv u bibehnya the changcuters…

sun beneath those clouds

Ola!

Mungkin bener kata-kata si Tomi beberapa tahun lalu yang bilang “there’s always sun beneath the clouds”. Dulu, waktu doi bilang kata- kata ini, gue cuma bisa berpikir.. yea, mungkin aja sih tom. Tapi gue gak pernah bener-bener percaya. Maklumlah anak muda. Pikirannya negatif mulu. 


Tapi, gak selamanya kan lo akan jadi anak muda yang pikirannnya negatif kaya gini?


Seiring berjalannnya waktu, banyak hal yang akan lo alamin yang secara sadar atau gak sadar bisa merubah lo as a person.

 

Proses pembuatan ayat-ayat cinta adalah salah satu bentuk nyata kenapa kemudian gue bisa percaya sama kata-kata temen gue ini. Masih seger aja memori gue akan berbagai kesulitan dan cobaan yang gue hadapain saat bikin ni film. Kadang-kadang gue sampe frustasi karena emang terkadang masalah yang dihadapin itu sering gak masuk akal, dan gak pernah terbesit di otak aja.

 

But in the end, everything’s going well. Filmnya laku berat. Banyak orang yang mengapresiasi film ini dengan ngasih tanggapan macem-macem. Di berbagai media, semua orang ngomongin ni film. Ada yang baik, ada yang buruk.

 

Dan itu, cukup buat gue buat ngebuktiin kata-kata Tomi.

 

Obrolan di mobil barusan sama si Riri tentang casting = broadcast in Games (semacam inisiasi jurusan broadcast ui) juga mengingatkan gue tentang hal yang sama.  Gue inget banget gimana susahnya jadi panitia acara ini, ngebuat sebuah acara selama 3 hari 2 malem yang melibatkan ratusan orang dari angkatan 1997 angkatan 2004.

 

For some people, mungkin acara ini gak penting. Tapi paling gak, buat gue dan riri ini adalah sebuah perjalanan spiritual. Agak berlebihan mungkin… But it is a spiritual journey. Mungkin disinilah gue belajar untuk harus survive dalam keadaan se- menyebalkan dan se-tidak mendukung apapun…

 

Ketika jadi panitia (disini jadi ketua acara), banyak orang di angkatan yang menganggap gue dan temen-temen gue semacam kelompok yang terlalu banyak mengatur, banci tampil dan mengeksklusifkan diri. Tapi, terlepas dari itu semua, gue dan beberapa orang panitia inti menelan tanggapan2 miring itu dan  sambil tetep mencoba untuk fokus demi berlangsungnya acara tersebut dengan lancar. Kalaupun ada 80 orang yang musuhin kita, masih ada 10 orang lagi yang percaya dan yakin kalo kita bisa ngelewatin masa-masa sulit ini bareng-bareng. Menyakitkan emang, ketika lo berusaha buat bikin sesuatu secara serius , tapi orang-orang di sekitar lo justru gak menghargai hasil kerja keras lo itu.

 

Tapi semuanya terbayar sudah ketika acara itu berjalan dengan lancar. Dan sampai saat ini, belum pernah ada lagi acara casting yang se-kreatif dan se-seru itu. Bahkan ada beberapa poin acara yang gue dan temen2 gue bikin, masih dijadiin acuan hingga sekarang. Huahahha. We did it, guys!

 

You’re right, tom. There’s always sun beneath those clouds…

Advertisements